Berita Terkini

DONGKRAK KINERJA KEHUMASAN DENGAN WORKSHOP JURNALISTIK

Rabu (24/3), bertempat di Ruang Rumah Pintar Pemilu (RPP) KPU Kota Salatiga, Anggota Divisi Sosdiklih Parmas beserta staf bagian teknis mengikuti Online Workshop bertajuk “Jurnalisticpedia”. Kegiatan dilaksanakan dalam rangka penguatan kelembagaan guna meningkatkan pemahaman serta kompetensi dalam bidang publikasi. Kegiatan dibuka oleh Ketua KPU Jawa Tengah Yulianto Sudrajat. Dalam sambutanya menyampaikan pentingnya pengembangan media sosial di lembaga KPU. “Kegiatan ini dilaksanakan dengan harapan bisa mengembangkan media sosial, sebagai upaya terus menerus dalam menyampaikan informasi terkait update informasi pilkada, pemilu dan juga menepis berita-berita hoax” tegasnya. Hadir sebagai pemateri yaitu KPU Provinsi Jawa Tengah Divisi Sosdiklih Parmas Ibu Diana Ariyanti, dan Managing Editor Kompas tv Digital Zaki Amrullah. Sedangkan Dewanthoputra Adhi Permana, Kepala Bagian Hukum, Teknis, dan Hupmas KPU Jawa Tengah menjadi moderator. Dalam kesempatan ini, Diana Ariyanti menyampaikan korelasi antara partisipasi masyarakat dengan informasi yang diterima oleh pemilih. Sebagai saluran informasi kepemiluan resmi, media sosial KPU harus  bisa membawa dampak signifikan dalam electoral participation. ‘”Kontinuitas pendidikan pemilih atau literasi electoral harus terus dilakukan agar pemilih tidak hanya tahu kapan pemilihan akan dilakukan, jika pemilih mendapatkan informasi yang cukup, akan mendorong peran pemilih yang lebih signifikan dalam pemilu” katanya. Sedangkan Zaki Amrullah menyampaikan materi inti tentang jurnalistik yang meliputi media televisi, cetak dan online. Ada perbedaan karakteristik dari ketiga media yang perlu penanganan berbeda pula. Jika dikaitkan dengan KPU, era digital tidak bisa lagi dihindari, menjadi suatu keniscayaan yang harus diikuti. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi KPU untuk bisa menyelaraskan fungsi KPU sebagai penyedia informasi untuk kepentingan public, sekaligusfungsi kehumasan dimana bisa membangun citra positif lembaga. Personil di KPU harus paham peran-peran itu. “Tugas fungsinya komunikasi publik, membangun  relasi yang baik dengan media dengan update informasi dan materi /konten acara kreatif,  juga harus faham kerja media dan digital,  serta harus bisa beradaptasi terhadap pola konsumsi audiensi terhadap informasi” tegasnya (kpukotasalatiga)       

TINGKATKAN KUALITAS PRODUK HUKUM, MELALUI BIMTEK LEGAL DRAFTING

Rabu (17/3/ 2021) KPU Kota Salatiga mengikuti kegiatan KPU Provinsi Jawa Tengah bertajuk Rabu Ingin Tahu. Kali ini mengambil tema Penyusunan Keputusan dan Perjanjian Kerja Sama via zoom meeting yang diikuti oleh Sekretaris, Pejabat Eslon IV dan CPNS KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. Sekretaris KPU Provinsi Jawa Tengah, Sri Lestariningsih saat membuka kegiatan menyampaikan pentingnya kegiatan ini untuk penyeragaman pembuatan perundang-udangan. “Kegiatan bimbingan teknis ini diperlukan dalam rangka keseragaman dalam penyusunan keputusan yang pasti, baku dan standar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan” tegasnya. Sementara moderator acara, Dewantoputra, Kabbag Teknis, dan Hubungan Partisipasi Masyarakat KPU Provinsi Jawa Tengah menegaskan pentingnya peningkatan SDM.  “Output yang diharapkan dari kegiatan ini adalah terjadinya peningkatan pemahaman dan kapasitas SDM di lingkungan KPU baik di Provinsi maupun Kabupaten/Kota, khususnya dalam penyusunan produk hukum sesuai dengan tingkatannya” katanya. Kegiatan menghadirkan nara sumber Kepala Biro Perundang-Undangan KPU RI, Nur Syarifah. Dia  menjelaskan berbagai macam produk hukum secara umum, kemudian mengerucut menjelaskan dua produk hukum yang secara spesifik menjadi kewenangan KPU Kabupaten/Kota, yaitu Keputusan dan Perjanjian Kerja Sama. Dalam penjelasannya, dia menyampaikan secara rinci dan ada dua hal pokok teknik penyusunan keputusan yang harus diperhatikan. “Dalam pembuatan keputusan harus memperhatikan dua hal yakni art and science”.  Art dalam pembuatan keputusan ini adalah format penulisan  perlu memperhatikan kerapihan dari dokumen terkait. Sedangkan science adalah materi muatan dari keputusan, tegasnya. Dia juga menekankan kedua hal tersebut haruslah saling berkesinambungan sehingga suatu keputusan dapat menjadi produk hukum yang baik. #kpusalatiga   

MENGUKUR INDEKS PARTISIPASI PEMILU

kota-salatiga.kpu.go.id - Partisipasi masyarakat dalam pemilu bukan hanya dilihat dari pemilih yang menggunakan hak pilihnya pada hari -H di tahapan pemungutan suara. Tetapi secara lebih luas meliputi Partisipasi masyarakat dalam semua tahapan dalam dimensi proses, pelaksanaan dan pasca penyelenggaraan pemilu. Kontek diatas, yang menjadi bahasan pokok dalam buku yang diterbitkan oleh KPU RI dengan judul Indeks Partisipasi Pemilu Untuk Pemilu 2024. Dalam buku tersebut dibahas bagaimana partisipasi masyarakat dalam pemilu yang diukur dengan berbagai sudut pandang dan indikator yang komperehenship secara ilmiah. Menurut Afrimadona salah satu tim penyusun buku, menyampaikan bahwa buku Indeks Partisipasi Pemilu (IPP) untuk pemilu 2024 ini sebagai panduan dan upaya KPU untuk reorientasi dan sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat.  "Buku ini akan memandu, penyelenggara pemilu khususnya KPU, untuk mengukur partisipasi masyarakat dalam pemilu secara lebih luas dan komperehenship". Lebih luas dia menjelaskan berbagai dimensi dan indikator penilaian IPP dalam aplikasi yang dipunya KPU yaitu dalam Sistem Informasi Partisipasi Masyarakat (Siparmas).  Penyerahan Buku Panduan IPP dan peluncuran Siparmas dilaksanakan dalam kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Sosialisasi Pendidikan Pemilih Zona II yang dilaksanakan di Makasar (26-28/7). Rakernis zona II, diikuti oleh 173 Satuan Kerja (satker) KPU kabupaten Kota di lima belas Provinsi di Indonesia. (hmskpusltg/rhm)

CEK KESIAPAN 2024, KOMISI A DPRD JATENG KUNKER KE KPU SALATIGA

kota-salatiga.kpu.go.id- Mohammad Saleh, Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah mempimpin kunjungan kerja (Kunker) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga pada Senin, 26/9/2022. Kunker tersebut dalam rangka koordinasi kesiapan menyongsong pemilu dan pilkada 2024. Rombongan Komisi A yang berjumlah sekitar 22 (dua puluh dua) orang dari berbagai fraksi di Komisi A, diterima oleh para Komisioner dan Plh Ketua KPU Kota Salatiga Abd Rohim serta beberapa kepala sub bagian. Dalam sambutan pembukaan, Rochim menyampaikan selamat datang dan menyampaikan terimakasih atas kunjungan kerja Komisi A. Dia juga menyampaikan sebuah kehormatan dan sekaligus ada kesempatan KPU Kota Salatiga bisa update terkait persiapan-persiapan songsong 2024. Selanjutnya Mohammad Saleh, menyampaikan terimakasih atas sambutan KPU Salatiga. Dia menjelaskan bahwa tujuan kunker kali ini adalah ingin tahu kesiapan dan update terkini tentang pemilu atau pilkada 2024 di Salatiga. "Kami Komisi A, yang membidangi tentang pemerintahan ingin memastikan kesiapan di beberapa kabupaten dan kota di Jawa Tengah terkait pemilu dan pilkada 2024, dan kali ini adalah Kota Salatiga" katanya. Lebih lanjut dia menanyakan tentang persiapan anggaran pilakda karena menjadi ranah pemerintah kota, sejauh mana koordinasinya, sharing anggaran dengan Provinsi karena ada Pilwakot dan Pilgub, serta strategi sosialisasi dll. Merespon apa yang disampaikan Saleh, Rochim menyampaikan tentang perencanaan anggaran yang telah disampaikan jauh hari kepada pemerintah kota. "Sudah sejak tahun 2020 perencanaan anggaran telah KPU sampaikan ke Pemkot, dan sudah beberapa kali ada pembahasan rasionalisasi" katanya. Selain itu, Rochim juga menyampaikan tentang rencana sharing anggaran dengan anggaran Pilgub yang itu menjadi ramah KPU Provinsi dengan jajaran PemProv. Jateng. Selamjutnya Rochim juga menyampaikan banyak hal tentang update persiapan baik pemilu maupun pilkada 2024. Termasuk pengalaman strategi sosialisasi yang menorehkan prestasi menjadi partisipasi tertinggi di Jateng pada pemilu 2019 yang lalu. ‘’Melalui "Sosialisasi Terintegrasi", berharap strategi ini bisa dilaksanakan kembali menyongsong 2024 dan bisa mendulang prestasi partisipasi lagi’’ tegasnya. Acara berlanjut dengan dialog dengan para anggota Komisi A dan KPU. (hmskpuktsltg/ant)

🔊 Putar Suara